Indolinear.com Lukisan hasil karya Pablo Picasso hilir mudik di balai lelang internasional. Kini Balai Lelang Sotheby's London menetapkan harga patokan pertama untuk lukisan yang berjudul 'Femme au Bret et la Robe Quadrille (Marie-Thrse Walter)' senilai $ 69,4 juta atau sekitar Rp 991 miliar.

Lukisan yang dibuat tahun 1937 itu terinspirasi dari kekasih Picasso. "Ini adalah lukisan yang fantastis," ujar Grard Faggionato, seorang juru bicara dari David Zwirner Gallery di London.

"Saya belum pernah melihat lukisan Picasso yang begitu bersemangat untuk waktu yang lama. Lihatlah kekuatan yang ada di kanvasnya," tuturnya dilansir dari NY Times.

Di tahun yang sama, Picasso juga melukis di atas kanvas berwarna seukuran 22 inci yang cerah dengan judul 'Guernica' dan 'The Weeping Woman'. Picasso bertemu dengan kekasihnya yang juga muse-nya Marie-Thrse Walter pada 1927.

Satu dekade berikutnya, Walter melahirkan putri Picasso yang bernama Maya. Dan bersaing memperebutkan perhatian sang seniman dengan Dora Maar, yang menjadi model untuk 'Weeping Woman'.

Melansir detik.com, Jumat (2/3/2018), Picasso sekarang menjadi seniman modern yang paling 'bankable'. Di penjualan Sotheby yang sama, lukisan Picasso juga dijual di balai lelang yang sama.

"Picasso adalah merk yang sangat kuat. Bila Andsa memiliki Picasso, Ada tahu itu adalah tampilan Picasso dan secara konsisten lukisannya punya masa depan," tukasnya. (Gie)