Indolinear.com, Kota Tangerang - Polrestro Tangerang Kota menggelar apel bersama dan deklarasi anti hoax yang diikuti oleh berbagai elemen masyarakat mulai dari kepolisian, pegawai pemkot Tangerang, TNI, pelajar, tokoh masyarakat hingga komunitas driver ojek online di selauruh wilayah kota Tangerang.

PJs Walikota Tangerang M Yusuf sebagai inspektur apel pada kegiatan tersebut menyampaikan maraknya penyebaran informasi bohong (hoax) di masyarakat disebabkan oleh penyalahgunaan perkembangan teknologi yang digunakan oleh masyarakat.

"Terutama handphone yang seharusnya menjadi alat komunikasi bagi kita, justru disalahgunakan oleh sebagian orang untuk menyebar berita bohong," ungkap Yusuf saat memimpin apel bersama dan deklarasi anti hoax di lapangan Ahmad Yani, Tangerang, dilansir dari Kabar6.com (22/03/2018).

Dirinya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk dapat bersama menolak penyebaran hoax melalui media sosial.

"Hati-hati sebelum mengirim ulang informasi yang diterima terutama melalui media sosial, cerna dulu apakah informasi itu benar dan tidak merugikan orang lain. Karena ada hukum yang berlaku bagi orang yang menyebarkan informasi yang tidak benar," paparnya. (Uli)