Indolinear.com, Tangsel - Dalam rangka pembelajaran Idul Adha, SMP Negeri 4 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melaksanakan Kurban di lingkungan sekolah. Sebanyak 2 ekor sapi dan 3 ekor kambing di kurbankan atas nama siswa yatim dan kurang mampu.

"Siswa memberikan sodakoh jariyah untuk kurban dalam rangka pembelajaran. Hasil yang terkumpul untuk sapi diikhlaskan untuk siswa tidak mampu dan OB, sedangkan kambing atas nama siswa itu sendiri," jelas Kepala SMP Negeri 4 Tangsel, Rita Juwita.

Untuk pembagian daging, akan diberikan kepada ojek yang setiap hari mengantar siswa sekolah, warga sekitar, sopir angkot, pangkalan ojek dan pemulung.

"Ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sekolah untuk pembiasaan karakter anak, supaya berbagi dan mendalami agamanya bagi yang muslim," ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel Taryono, mendukung dan mengapresiasi kegiatan pembelajaran rutin yang bersifat sukarela ini.

"Kami sangat mendukung karena maknanya begitu baik, dalam rangka membangun generasi cerdas dan berkarakter. Banyak  pembelajaran, bahwa setiap keinginan yang besar harus banyak pengorbanan," ungkap Taryono.

Menurut Taryono yang penting adalah membangun karakter peduli pada orang lain dan orang yang tidak mampu. Ada juga pembelajaran untuk menyisihkan uang jajannya dan menabung untuk berkurban.

"Berkurban mengajarkan dalam iman dan taqwa kita peduli. Pembelajaran berkurban sejalan cita-cita nasional, membangun generasi cerdas dan berkarakter," jelasnya. (Sopy)