Indolinear.com, Kota Tangerang - Dengan niat dan tekad untuk membangun daerah kelahirannya, Hayatun Nufus perempuan kelahiran asli Tangerang ini maju untuk menjadi wakil rakyat melalui Partai Persatuan Pembangunan, sebagai penyambung lidah rakyat yang amanah, jujur, dan terpercaya bagi masyarakat Kota Tangerang.

"Saya lahir dan besar kecil di Tangerang, saya ingin mengembangkan dan membangun kemajuan daerah saya agar menjadi lebih baik lagi", katanya, dilansir dari Wartakota.Tribunnews.com (16/10/2018).

Dengan latar belakang ilmu kebidanan yang dimilikinya, Hayatus Nufus berupaya keras untuk meningkatkan pelayanan program-program di bidang kesehatan dengan memaksimalkan peran pusat kesehatan masyarakat, menurutnya peran puskesmas sangat penting sebagai ujung tombak kesehatan masyarakat.

Selain itu juga, Hayatun Nufus lebih memfokuskan dirinya pada perbaikan sarana dan prasarana tempat ibadah baik masjid, mushala, maupun pesantren-pesantren, serta fasilitas umum lainnya seperti perbaikan jalan, pengadaan taman taman bermain yang ramah anak, dan masih banyak lagi.

"Karena itu, nantinya saya akan turun menyapa masyarakat, untuk mendengarkan, menampung dan mencarikan solusinya, dari pintu ke pintu akan dilakukannya sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat", tambahnya.

Dunia politik bukan dunia baru baginya, karena keluarga dan saudara saudaranya sudah banyak yang terjun lebih dahulu ke dunia politik, dan keterlibatannya di dunia politik menjadi sebuah tantangan besar baginya untuk membangun daerahnya lebih baik lagi.

"Ini menjadi lahan bagi saya untuk berbuat kebaikan bagi semua orang, karena itu saya memberanikan diri untuk mencalonkandiri menjadi wakil rakyat untuk menjembatani dan membantu aspirasi masyarakat, karena itu saya insha Allah saya memperjuangkannya sekemampuan saya", ujarnya calon legislatif nomer urut 8 dari PPP dari daerah pemilihan 1 Kota Tangerang ini.

Terkait dengan banyaknya jumlah pemilih pemula dari kaum milenial di Kota Tangerang, Hayatun Nufus, menilai keberadaan mereka sangat potensial sekali, karena telah diketahui kaum muda itu sudah sangat pinter, paham dan update dengan perkembangan jaman dan teknologi.

"Untuk menyasar pemilih dari kaum milenial, kiranya butuh melakukan sosialisasi dengan mereka melalui dunia maya itu dengan memanfaatkan secara positif partisipatif sosial media yang ada di tengah tengah kita, sehingga mereka tidak perlu jauh jauh untuk bertemu dengan sang caleg dan mereka bisa langsung bisa menilainya, jadi semua bisa di lihat dan dikomunikasikan melalui sosial media", ungkapnya. (Uli)