Indolinear.com, Biak - Samsung Electronics Indonesia meresmikan Samsung Smart Learning Class (SSLC) di Sekolah Dasar Yayasan Pendidikan Kristen Waupnor di Kota Biak, Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada pekan lalu (4/10). Ini dilakukan melalui kemitraan dengan Wahana Visi Indonesia (WVI).
Biak dipilih Samsung karena masih mengalami banyak tantangan dalam hal pembangunan kualitas manusia seperti tingkat melek huruf yang rendah dan pemahaman terhadap apa yang dibaca masih rendah. Menurut Badan Pusat Statistik Biak, indeks kemiskinan Biak mencapai 76 persen dengan Indeks Pembangunan Manusia 57,22 persen. Kondisi ini diikuti oleh tingkat partisipasi rendah sekolah dasar yang mencapai 96,84 persen dan tingkat melek huruf anak-anak 11 tahun yang mampu membaca dengan pemahaman yang baik pada 31,25 persen.
Di SSLC, terdapat 31 unit Samsung Galaxy Tab A with S-Pen, dua unit Gear VR, dua unit Samsung Galaxy A8, dua unit Samsung Smart TV 55 inci, dan dua unit Samsung AC. Sebagai pengukuran kesuksesan program, Samsung juga akan memberikan pelatihan TIK dan mengembangkan tim dukungan TI untuk memantau dan melihat umpan balik tentang implementasi program. Sebagai program yang melibatkan pemerintah, proses evaluasi ini juga akan dilakukan bersama-sama dengan dinas pendidikan daerah. Samsung juga menyediakan enam unit Galaxy Tab A with S-Pen untuk digunakan WVI dalam proses monitoring dan evaluasi, dilansir dari Merdeka.com (21/10/2018).
Dengan fasilitas ruang kelas berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang didukung perangkat-perangkat digital, rangkaian program seputar SSLC tidak hanya menargetkan siswa. Namun, para guru, orang tua, pemerintah daerah, dan komunitas-komunitas untuk dapat memanfaatkan teknologi ini. Harapannya, proses belajar mengajar di kelas lebih menarik bagi para siswa sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi guru, serta pengenalan dan pemanfaatan teknologi bagi masyarakat.
Program SSLC adalah salah satu bentuk komitmen Samsung berkontribusi pada pendidikan di Indonesia. Kami yakin teknologi digital dapat meningkatkan efektivitas kegiatan belajar, karena dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan mendorong keingintahuan bagi siswa, serta membantu guru mulai dari mencari materi ajar dan bisa menjadi alat peraga yang lebih interaktif. Kami berharap SSLC di Biak ini dapat bermanfaat, tidak hanya untuk siswa di SD YPK Waupnor, tapi juga sekolah di sekitarnya dan masyarakat, ujar Kang Hyun Lee, Vice President Samsung Electronics Indonesia, dalam keterangan resminya.
Sebelumnya SSLC juga hadir di lima sekolah, antara lain SMA Negeri Unggulan MH Thamrin Jakarta, SMA Pangudi Luhur Jakarta, Brawijaya Smart School Malang, SMA Plus Negeri 17 Palembang, dan SMA Islam Al-Azhar 12 Makassar.
Kami menghargai upaya siapa pun yang ingin terlibat bersama-sama pemerintah memajukan pendidikan di kawasan 3T. Kita menyadari bahwa rendahnya minat belajar di kawasan tersebut masih perlu didorong lebih kuat lagi. Untuk itu kehadiran Samsung yang membantu mengenalkan teknologi informasi diharapkan dapat lebih cepat memacu perkembangan pendidikan di Biak dan wilayah lainnya, tutur Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. (Uli)
0 Response to "[Pos baru] Samsung Smart Learning Class Hadir Di Kota Biak"
Post a Comment