Indolinear.com, Jakarta - Sebongkah batu seringkali menjadi barang berharga yang dihargai mahal. Namun, sulit rasanya untuk tidak memberi nilai lebih pada batu luar angkasa, terutama dari Bulan. Bukan bohongan, batu ini benar-benar diambil dari bulan.

Dilansir dilansir dari Merdeka.com (17/11/2018), batu Bulan tersebut ternyata akan dijual di rumah lelang Sotheby's di New York, Amerika Serikat (AS).

Yang bikin geleng-geleng kepala, batu bulan tersebut akan dilelang dalam kisaran harga yang sangat tinggi, yakni 700 ribu Dollar hingga 1 juta Dollar (kisaran Rp 10 hingga Rp 14 miliar)!

Ada tiga batu Bulan berukuran kecil yang bakal dilelang pada 29 November 2018. Batu tersebut diambil oleh robot penjelajah Luna 16 milik Uni Soviet. Ia kembali ke Bumi pada September 1970.

Batu ini juga diklaim sebagai satu-satunya sampel dari Bulan yang sebetulnya bisa dimiliki oleh siapa saja--termasuk masyarakat umum (asal mereka berkenan mengikuti lelang).

Faktanya, sampel batu dari Bulan dikumpulkan oleh Uni Soviet dan Amerika Serikat (AS) dan statusnya dimiliki oleh pemerintah kedua negara itu.

Menurut informasi Sotheby's, batu ini dulunya diberikan kepada Nina Ivanovna Koroleva. Suaminya, Sergei Pavlovich Korolev, merupakan salah satu desainer dan direktur program luar angkasa Uni Soviet di era 1950-1960an. Pada 1993 silam, Koroleva memberikan batu tersebut untuk dilelang di Sotheby's.

Waktu itu, batu ini terjual dengan harga 442.500 DOllar (setara dengan Rp 6,6 miliar). Batu tersebut memang sangat berharga karena dibuat dari basal dengan kristal feldspar. (Uli)