Indolinear.com, Bekasi - Warga memenuhi ruang tunggu puskesmas di Bekasi. Sistem rujukan ke puskesmas sesuai domisili membuat warga antusias berobat ke puskesmas.
Pemkot Bekasi belum lama ini memberlakukan sistem rujukan pada penggunaan Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK).
Program itu membuat pemanfaatan layanan kesehatan di tingkat Puskesmas jadi meningkat.
Pemberlakukan aturan rujukan itu membuat masyarakat yang menderita sakit ringan bisa langsung ditangani di puskesmas dan tidak perlu ke rumah sakit.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan usai pemberlakukan sistem rujukan KS tercatat masyarakat yang menggunakan layanan Puskesmas meningkat 30 persen.
Dinas Kesehatan Kota Bekasi, mencatat ada kenaikan kunjungan ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) setelah diberlakukan rujukan berjenjang pemegang jaminan kesehatan daerah berupa Kartu Sehat
"Jadi setelah ada sistem rujukan itu. Peningkatan layanan Puskesmas rata raya hingga 30 persen dari sebelumnya," katanya dilansir dari wartakota.tribunnews.com.
Ia menjelaskan, sebelum diberlakukan sistem rujukan pemegang kartu tersebut bebas masuk ke rumah sakit manapun tanpa melihat tipe.
Dampaknya, layanan kesehatan milik pemerintah di tingkat bawah yaitu puskesmas diabaikan.
"Jadi kita buat sistem rujukan agar layanan tingkat Puskesmas bisa dimanfaatkan dengan baik. Karena selama ini masyarakat langsung pergi ke rumah sakit padahal penyakit itu ringan dan bisa ditangani di Puskesmas," jelasnya.(pit)
0 Response to "[Pos baru] Dengan Sistem Rujukan Kartu Sehat, Warga Bekasi Antusias ke Puskesmas"
Post a Comment