Indolinear.com, Tangsel - Sebanyak 38 pejabat ASN esselon III di lingkup Pemkot Tangsel telah selesai melaksanakan TOT Tunas Integritas di Graha Widya Bhakti Puspiptek, Setu, Tangsel selama dua hari sejak 5-6 November 2018.

Hadir menutup kegiatan, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan pelatihan yang kesekian kalinya, setelah secara bergelombang terus dilaksanakan.

"Intinya peserta diberikan pemahaman yang sangat jelas, bahwa dalam pengabdian mereka soal integritas dijauhkan dalam sikap korupsi, kolusi dan nepotisme. Juga pencapaian hasil-hasil pembangunan yang optimal, itu yang kita harapkan," ungkapnya.

Menurut Benyamin, dalam managemen pemerintahan saat ini sudah jelas terjadi pergeseran. Kita sekarang berada dalam posisi pelayan masyarakat, membangun daya saing dan kesejahteraan masyarakat.

"Itu yang harus dihadirkan para ASN dengan cara program kegiatan dan anggaran yang mereka kelola harus maksimal. Mulai dari perencanaan, pelaksanaanya dan evaluasinya harus matang," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Inspektorat Tangsel Uus Kusnadi mengatakan tujuan diadakannya TOT ini yaitu, untuk membentuk pribadi aparatur Kota Tangsel yang berkarakter kuat dan memiliki sikap anti korupsi dan diharapkan dapat menjadi agen perubahan (the agent of change). Kearah terwujudnya organisasi yang berintegritas.

"Mudah-mudahan peserta bisa menjadi trainer di OPD masing-masing. Minimal diingatkan dengan kejadian-kejadian yang ada agar bisa kembali berintegritas," ungkap Uus.

Menurutnya, apa yang dibicarakan bisa dilakukan. Semoga bisa menjadi agen-agen di internal masing-masing OPD sehingga Tangsel semakin akuntabel dan transparan dan good goverment.

"Trainer harus memahami apa itu integritas, bukan hanya memahami tapi juga mengimplementasikannya. Apa yang sudah didapat dalam kegitan ini diharapkan bisa ditularkan pada esselon III lainnya di OPD masing-maising," bebernya.(Sopy)