Indolinear.com, Jakarta - Berhubungan seks tidak hanya membuat pasangan suami-istri semakin intim. Tapi, ada banyak alasan mengapa pasutri jangan terlalu lama untuk tidak berhubungan seks.

Dalam 1 minggu, idealnya pasutri melakukan hubungan seks 2-3 kali secara rutin. Jika tidak, kesehatan dan tubuh Anda akan terpengaruhi.

Berikut hal-hal yang terjadi saat Anda berhenti berhubungan seks seperti dilansir dari Okezone.com (06/02/2019):

  1. Lebih sering sakit

Jika Anda tidak berhubungan seks dalam waktu lama, sistem kekebalan tubuh Anda menjadi lemah. Kuman sangat mudah menyebar melalui tubuh, Anda bisa sering terkena flu. Dengan hanya lebih sering berhubungan seks, Anda bisa terbebas dari flu dan demam.

  1. Stres meningkat

Seks adalah cara terbaik untuk mengurangi tingkat stres Anda. Seks teratur membantu mengurangi tingkat stres secara signifikan. Anda juga akan merasa lebih rileks dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Sulit terangsang

Jika Anda tidak sering berhubungan seks, mungkin akan sulit untuk terangsang. Beberapa orang dapat merasa sulit mendapatkan ereksi dan pada wanita menjadi lebih sulit mencapai orgasme.

  1. Kehilangan gairah untuk berhubungan seks

Jika tubuh Anda tidak berhubungan seks untuk waktu yang sangat lama, produksi hormon seks akan berkurang. Keinginan Anda untuk melakukan hubungan seks benar-benar berkurang. Libido Anda akan mulai terasa berbeda, karena hormon seks perlahan hilang. Inilah yang terjadi saat Anda berhenti berhubungan seks.

  1. Resiko kanker meningkat

Bagi pria, jika tidak berhubungan seks dalam waktu yang lama, maka risiko kanker prostat meningkat. Karena itu, sebaiknya Anda jangan terlalu lama tidak berhubungan seks.

  1. Dinding Miss V melemah

Di atas usia 50 tahun, wanita mungkin berhenti merasa senang jika mereka tidak berhubungan seks secara teratur. Dinding Miss V menjadi kendur dan melemah sampai saat memasuki tahap menopause. Hal ini membuat hubungan intim sangat menyakitkan.

  1. Risiko terkena ISK menurun

Sebagian besar infeksi saluran kemih (ISK) dapat terjadi setelah berhubungan seks. Hampir 80% ISK terjadi dalam 24 jam setelah melakukan hubungan seksual.

  1. Berat badan naik

Anda sebenarnya membakar banyak kalori saat berhubungan intim. Penelitian telah menunjukkan bahwa berciuman saja bisa membakar kalori dalam jumlah yang baik. Makanya, saat Anda berhenti berhubungan seks, ada kemungkinan untuk mengalami kenaikan berat badan. (Uli)