Indolinear.com, Tangsel -  Guna menyerap Aspirasi masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tangsel melakukan reses kebeberapa daerah konsituennya secara individu. Berbagai cara dilakukan mereka pada kesempatan tatap muka langsung dengan masyarakat. Misalnya, yang dilakukan Anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) M. Toha.

Dari reses tersebut, berbagai masalah disampaikan warga, mulai dari masalah Ketenagakerjaan, Drainase, Pemakaman, Kesehatan dan Infrakstruktur.

Salah satu warga pakujaya dalam reses tersebut menyampaikan keluhan terkait permasalahan pembangunan Transmart yang tidak mengakomodir warga sekitar untuk bekerja di Transmart.

"Dilapang ternyata warga pakujaya tidak diperkerjakan di transmart. Padahal Transmart sepakat dengan lurah dan warga,  70 persen warga bisa diperkerjakan di Transmart," kata Nurhasan Ketua RW 01 Pakujaya, Selasa (6/2/2018).

Sementara, warga pakujaya lainnya H.Amansyah mengeluhkan lahan pemakaman umum yang hingga saat ini tidak ada di daerah mereka. Jika mereka hendak melakukan penguburan, dilakukan di tempat yang jauh dan mengeluarkan biaya yang cukup besar.

Anggota DPRD Tangsel M. Toha mengatakan, kegiatan reses ini merupakan masa kerja para anggota dewan bekerja di luar gedung DPRD, selain untuk menjumpai para konstituennya di daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing juga merupakan bagian dari menampung aspirasi warga untuk disampaikan kepada Pemerintah Daerah.

"Reses ini sebagai upaya didalam menjaring, menampung aspirasi masyarakat," katanya.

Terkait keluhan warga Pakujaya Toha menyampaikan, dengan adanya masukan dan usulan dari masyarakat ini akan dijadikan masukan dan usulan untuk disampaikan ke Pemerintah Kota supaya dapat dilakukan perbaikan.

"Akan kita tampung aspirasi masyarakat ini. Akan kita sampaikan ke pemerintah," tegasnya. (Ded).