Indolinear.com, Jakarta - Fitur Tyre Pressure Monitoring Systems (TPMS) berperan banyak untuk meningkatkan keselamatan selama berkendara di jalan raya. Fitur ini bekerja dengan mengukur dan mendeteksi perubahan tekanan angin pada ban. Namun, ternyata fitur ini tidak bisa menjadi satu-satunya yang bisa diandalkan karena peranan pengemudi tetaplah penting.
Dikutip dari Liputan6.com (22/03/18 2018), TMPS harus dalam keadaan bekerja untuk mendeteksi tekanan angin pada roda. Salah satu cara untuk mengetahui sistem ini bekerja adalah saat menyalakan kontak mobil. Pastikan lambang sistem ini menyala sesaat, lalu mati setelah mesin dinyalakan.
Gagal mengetahui sistem ini bekerja menyebabkan risiko kecelakaan akibat tekanan angin kurang optimal semakin bertambah.
Selain itu, pengemudi harus mengetahui bahwa TMPS memiliki keterbatasan. TMPS tidak dapat mengetahui kondisi ban sebenarnya, seperti kerusakan yang terlihat, maupun sisa telapak ban.
Stuart Jackson, Chairman of TyreSafe, mengatakan, "Pengenalan TPMS menjadi langkah yang penting untuk keselamatan berkendara, tapi pengemudi harus mengetahui apa yang mampu dilakukan dan peringatan yang muncul dari TPMS. Ini menjadi saat yang tepat untuk mempelajari kemampuannya, dan jangan menunggu peringatan darinya mengenai kondisi ban, karena TPMS tidak dirancang seperti itu. Selalu cek kondisi ban, dan pastikan TPMS agar bekerja semestinya." (Uli)
0 Response to "[Pos baru] Ini Bahayanya Bergantung Pada Fitur Tyre Monitoring System"
Post a Comment